menolong

Barangsiapa memperhatikan karya-karya Imam Muhammad bin Abdulwahhab -Rahimahullah- serta tulisan-tulisan para imam dakwah setelah beliau dapat dengan mudah mengetahui bahwa: poros peperangan adalah kalimat “Laa ilaaha Illallah”.

Musuh-musuh mereka adalah pelaku syirik besar setelah ditegakkan pada mereka hujjah dan orang-orang yang melakukan pengkaburan dalam pokok utama ini dengan melegitimasi musyrikin sebagai muslimin.

((Kami persaksikan Allah atas apa yang ada didalam hati-hati kami. Bahwa barangsiapa mengamalkan tauhid dan berlepasdiri dari kesyirikan dan pelakunya, ia adalah muslim kapan dan dimana pun ia berada.

Dan yang kami kafirkan adalah orang yang menyekutukan Allah dalam uluhiyahnya, setelah jelas baginya hujjah akan batilnya kesyirikan. Dan orang-orang yang menghiasi kesyirikan kepada manusia atau memasang syubhat-syubhat batil akan benarnya kesyirikan. Dan orang-orang yang membela dengan darahnya monumen-monumen dan kubah-kubah petilasan ajang kesyrikan kepada Allah. Dan orang-orang yang memerangi pihak-pihak yang mengingkari kesyrikan dan berusaha memusnahkannya)) Imam Muhammad bin Abdulwahhab Rahimahullah.

Dan biografi mereka adalah cermin perjalanan dakwah yang berkah ini. Dakwah para nabi dan rasul!!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *