Tidak ada islam tanpa tauhid. Oleh karena itu tauhid adalah ilmu yang pertama harus dipahami seorang muslim sebelum ilmu lainnya. Diantara kitab yang menjadi pegangan dasar dalam memahami tauhid adalah kitab “Al Qawaid Al Arba'” atau “4 Kaidah” yang ditulis Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab rahimahullah.

Dalam kitab ini penulis memberikan empat buah kaidah yang menjelaskan ciri perbedaan antara ajaran yang dibawa oleh Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam dengan ajaran kaumnya.

Pada kaidah pertama beliau menyinggung bahwa pengakuan seseorang akan rububiyah Allah bukan ciri seorang muslim. Hal ini karena orang-orang musyrikin dahulu mengakui hanya Allah Sang Pencipta, Pemilik dan Pengatur (rububiyah). 

Kemudian pada kaidah kedua beliau menjelaskan letak pertikaian antara para nabi dengan kaumnya yang ingkar. Yaitu terletak pada ajakan untuk beribadah kepada Allah semata dan meninggalkan peribadatan kepada selain-Nya (uluhiyah).

Kaidah ketiga, disini beliau menjelaskan bahwa kesyirikan adalah memberikan ibadah kepada selain Allah, tanpa melihat apa dan siapa selain Allah itu. Kapan disitu terdapat unsur memberikan ibadah kepada selain Allah, maka itu kesyirikan walaupun selain Allah itu malaikat atau nabi sekalipun.

Dan terakhir beliau menutup kitabnya dengan membandingkan kesyirikan yang terjadi dizamannya dengan yang terjadi dizaman Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam. Bahwa kesyirikan dizaman beliau lebih parah dari sisi bahwa kesyirikan orang dahulu hanya disaat lapang, sedangkan kesyirikan orang dizaman beliau kontinu dalam keadaan lapang maupun sempit.

Silahkan download matn & terjemahannya, disini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *