Ada dua pendapat ulama dalam persoalan ini:

1- Bahwa amalan shalih hanya bisa menghapus dosa-dosa kecil saja, itu pun dengan syarat apabila pelakunya menjauhi dosa-dosa besar. Diantara dalil paling kuat dalam hal ini adalah sabda Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam; “Shalat yang lima waktu dan Jum’at bertemu Jum’at dan Ramadhan bertemu Ramadhan menggugurkan dosa-dosa diantara keduanya selagi dosa-dosa besar dijauhi.” HR Muslim. Ini adalah pendapat jumhur Ahlussunnah seperti ‘Atha’ bin Abi Rabah dari kalangan tabi’in. Adapun dosa besar ia terhapus hanya dengan taubat yang tulus.

2- Ibnu Rajab berkata; yang tampak, wallahu a’lam dalam persoalan ini; dosa besar gugur dengan amalan shalih.

Apabila yang dimaksud adalah bahwa dosa besar gugur dengan sekedar mengerjakan kewajiban-kewajiban lalu dosa besar menjadi gugur dengannya seperti dosa-dosa kecil gugur dengan menjauhi dosa-dosa besar, pemahaman seperti ini batil.

Tapi jika yang dimaksud bahwa dosa besar akan ditimbang dan dibandingkan dengan amalan shalih di hari kiamat sehingga dosa besar dihapus dengan amalan shalih sehingga terhapus pula amalan dan tidak berpahala, apabila yang dimaksud adalah ini maka mungkin saja terjadi.

Wallahua’lam

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *